red.timinvestigasimerahputih.online - Praktik penyalahgunaan BBM subsidi kembali mencoreng kepercayaan publik. Seorang pegawai SPBU Pertamina di Jalan Yulius Usman, Kasin, Klojen, Kota Malang, harus berurusan dengan hukum setelah diduga terlibat dalam aksi curang penyaluran Pertalite.

Pria berinisial A (42), warga Kedungkandang, ditangkap aparat kepolisian pada Kamis (16/4) sekitar pukul 04.00 WIB. Ia kedapatan membantu seorang pelaku lain berinisial ABS (29), warga Wagir, dalam melakukan pengisian BBM subsidi secara ilegal.

Modus yang digunakan terbilang licik. ABS menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi dengan puluhan jerigen plastik tersembunyi yang terhubung langsung ke tangki. Tak tanggung-tanggung, ditemukan sebanyak 23 jerigen berkapasitas masing-masing 35 liter di dalam kendaraan tersebut.

Aksi ini semakin terstruktur karena pegawai SPBU, A, membantu meloloskan pengisian dengan menggunakan lima barcode berbeda agar transaksi tidak terdeteksi sistem. Dari setiap jerigen yang terisi, A diketahui menerima imbalan sebesar Rp5 ribu.

BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru diselewengkan untuk keuntungan pribadi. Hasil pembelian tersebut rencananya akan dijual kembali ke pengecer dengan harga lebih tinggi, yakni sekitar Rp10.700 per liter.

Menurut pengakuan tersangka ABS, praktik ilegal ini telah dilakukan sebanyak lima kali. Namun, polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik aksi tersebut.

Tak berhenti di situ, di hari yang sama polisi juga mengamankan pelaku lain berinisial RCYP (30), warga Blimbing. Ia menggunakan sepeda motor untuk membeli Pertalite secara berulang, kemudian memindahkannya ke jerigen sebelum kembali mengisi lagi demi meraup keuntungan.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi serta pasal pidana terkait. Tersangka ABS dan RCYP terancam hukuman maksimal enam tahun penjara, sementara tersangka A menghadapi hukuman sebesar dua pertiga dari ancaman pidana utama.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi pengawasan distribusi BBM subsidi yang masih kerap disalahgunakan. Di saat masyarakat kecil berharap akses bahan bakar yang adil, justru ada oknum yang tega bermain curang demi keuntungan sesaat.

red.timinvestigasimerahputih.online