JAKARTA, mediainvestigasimerahputih.online – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 menunjukkan persaingan yang sangat ketat. Dari total 806.242 pendaftar, sebanyak 627.261 siswa dinyatakan tidak lolos seleksi.
Sementara itu, hanya sebagian kecil peserta yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri (PTN). Untuk PTN akademik, tingkat kelulusan hanya sekitar 20,09 persen atau 155.543 siswa dari 774.263 pendaftar. Sedangkan di PTN vokasi, sebanyak 23.438 siswa lolos dari 77.256 pendaftar atau sekitar 30,34 persen.
Ketua Umum Tim SNPMB, Eduart Wolok, mengungkapkan bahwa status siswa eligible, bahkan peringkat pertama di sekolah, tidak menjamin kelulusan dalam SNBP.
Menurutnya, hal ini terjadi karena sistem seleksi di perguruan tinggi memiliki standar penilaian yang berbeda dengan sekolah.
“Nilai rapor memang penting, tetapi hanya menyumbang minimal 50 persen dari total penilaian,” jelasnya.
Selain nilai rapor, faktor lain yang menentukan adalah nilai mata pelajaran pendukung, prestasi, hingga portofolio yang relevan dengan program studi yang dipilih.
Ia juga menegaskan bahwa prestasi yang dilampirkan harus memiliki nilai signifikan. Tidak semua sertifikat atau penghargaan memiliki bobot tinggi dalam proses seleksi, karena akan divalidasi ulang oleh pihak kampus.
Akibat perbedaan sistem penilaian ini, tidak jarang siswa dengan peringkat tertinggi di sekolah justru kalah bersaing secara nasional dengan siswa lain yang memiliki kombinasi nilai dan prestasi lebih kuat.
Persaingan juga semakin ketat di program studi favorit. Sebagai contoh, di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung, hanya 95 siswa yang diterima dari 2.022 pendaftar.
Hal serupa terjadi di program studi kedokteran, seperti di Universitas Indonesia yang hanya menerima 60 mahasiswa dari 1.943 pendaftar, serta Universitas Gadjah Mada dengan 53 mahasiswa dari 1.899 pendaftar.
Data ini menunjukkan bahwa selain kualitas akademik, strategi dalam memilih program studi juga sangat menentukan peluang lolos SNBP.
Bagi peserta yang belum berhasil, masih tersedia jalur seleksi lain seperti SNBT dan seleksi mandiri. Peserta diimbau tetap semangat dan mempersiapkan diri lebih baik untuk tahap berikutnya.
Red.Timinvestigasimerahputih

0 Komentar