JAKARTA, mediainvestigasimerahputih.online – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengisyaratkan bahwa operasi militer terhadap Iran kemungkinan akan segera dihentikan dalam waktu dekat.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut penarikan pasukan bisa dilakukan dalam dua hingga tiga minggu ke depan. “Kami akan segera pergi, mungkin dua minggu, mungkin tiga,” ujarnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal paling kuat sejauh ini bahwa konflik yang telah berlangsung selama satu bulan mulai memasuki fase akhir. Perang tersebut sebelumnya berdampak besar terhadap geopolitik Timur Tengah serta mengguncang pasar energi global.

Menariknya, Trump menegaskan bahwa penghentian operasi militer tidak bergantung pada tercapainya kesepakatan diplomatik dengan Iran.

“Iran tidak harus membuat kesepakatan,” tegasnya.

Namun, ia menekankan bahwa syarat utama penghentian operasi adalah melemahkan kemampuan Iran, terutama terkait potensi pengembangan senjata nuklir.

Trump bahkan menyatakan bahwa Iran harus dilumpuhkan hingga tidak lagi mampu mengembangkan senjata nuklir dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, memberikan peringatan bahwa konflik bisa meningkat tajam apabila Iran tidak merespons upaya penyelesaian secara damai.

“Kami memiliki lebih banyak opsi, sementara mereka semakin sedikit. Beberapa hari ke depan akan menjadi penentu,” ujarnya.

Ketegangan semakin meningkat setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan ancaman terhadap sejumlah perusahaan besar asal Amerika Serikat. Beberapa nama yang disebut antara lain Microsoft, Google, Apple, hingga Boeing.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima pesan dari utusan khusus Amerika Serikat. Namun, ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut belum dapat disebut sebagai negosiasi resmi.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski ada sinyal deeskalasi, ketegangan antara kedua negara masih tinggi dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.

Dunia kini menanti apakah konflik ini benar-benar akan berakhir dalam waktu dekat, atau justru memasuki babak baru yang lebih kompleks.

Red.Timinvestigasimerahputih