Kediri, mediainvestigasimerahputih.online – Pemerintah Kota Kediri bersama Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Setono Betek, Kamis (16/4/2026), guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pasca Hari Raya Idulfitri.

Sidak ini melibatkan sejumlah instansi seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, Kejaksaan, serta Polresta Kediri.

Dari hasil pemantauan, mayoritas harga bahan pokok masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan kondisi stok yang relatif aman. Namun, petugas masih menemukan adanya penjualan beras premium di atas harga yang telah ditentukan.

Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena sebagian pedagang tidak mengambil pasokan langsung dari distributor resmi.

“Untuk Minyakita rata-rata sudah sesuai HET, sekitar Rp15.700 per liter. Beras SPHP juga stabil di Rp12.500 per kilogram. Namun beras premium masih ada yang dijual lebih tinggi,” ujarnya.

Ia mengimbau para pedagang untuk mengambil barang dari jalur distribusi resmi guna menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen.

Ridwan juga memastikan kondisi pasar saat ini aman dan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan.

“Stok aman dan harga terkendali, tidak perlu panic buying,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa tas belanja sendiri sebagai upaya menjaga lingkungan.