KEDIRI, mediainvestigasimerahputih.onlineCandi Surawana merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang berada di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Candi ini memiliki nilai sejarah penting karena dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada Bhre Wengker, yang diketahui merupakan mertua dari raja Kerajaan Majapahit.

Candi Surawana diperkirakan dibangun pada masa kejayaan Majapahit sekitar abad ke-14. Pembangunan candi ini berkaitan dengan tradisi kerajaan pada masa itu yang kerap mendirikan bangunan suci sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh penting kerajaan yang telah wafat.

Bhre Wengker sendiri dikenal sebagai tokoh bangsawan penting di lingkungan Majapahit. Ia merupakan ayah dari Tribhuwana Tunggadewi, yang kemudian menjadi permaisuri Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit.

Secara arsitektur, Candi Surawana memiliki bentuk yang khas dengan struktur bangunan dari batu bata merah yang menjadi ciri khas peninggalan era Majapahit. Relief-relief yang menghiasi dinding candi juga menggambarkan berbagai kisah legenda serta ajaran moral yang berkembang pada masa tersebut.

Selain sebagai tempat pemujaan, candi ini juga menjadi simbol penghormatan dan pengingat akan peran penting tokoh bangsawan dalam sejarah Majapahit.

Kini, Candi Surawana menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang cukup dikenal di Kediri. Banyak wisatawan, peneliti, maupun pelajar datang untuk mempelajari sejarah sekaligus menikmati nilai budaya yang tersimpan di dalamnya.

Keberadaan candi ini juga menjadi bukti kuat bahwa wilayah Kediri memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah kerajaan-kerajaan besar di Nusantara, khususnya pada masa kejayaan Majapahit.

Red//TimMIMP