KEDIRI, mediainvestigasimerahputih.online – Aktivitas penumpang di Stasiun Kediri selama masa angkutan Lebaran 2026 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data sementara, sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 jumlah masyarakat yang telah memesan tiket kereta api di stasiun tersebut mencapai 36.595 penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Dari total tersebut, sebanyak 18.559 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Kediri, sedangkan 18.040 penumpang lainnya merupakan penumpang yang tiba di stasiun tersebut. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai sarana transportasi saat musim mudik Lebaran.

Lonjakan jumlah penumpang paling tinggi terjadi pada Selasa, 17 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Kediri mencapai 1.127 orang, sementara penumpang yang datang bahkan lebih banyak, yakni sebanyak 1.391 orang.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah mulai terlihat sejak awal masa angkutan Lebaran.

“Kami melihat adanya kenaikan volume penumpang sejak pertengahan Maret. Tanggal 17 Maret menjadi salah satu hari dengan jumlah penumpang tertinggi,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Untuk kondisi terbaru, jumlah penumpang yang dilayani di Stasiun Kediri pada hari ini mencapai 1.981 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 962 penumpang tercatat berangkat, sementara 1.019 penumpang lainnya merupakan penumpang yang tiba.

Menurut Tohari, pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan jumlah penumpang guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa angkutan Lebaran.

“Hari ini saja hampir dua ribu penumpang kami layani di Stasiun Kediri. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya menggunakan kereta api sebagai pilihan utama untuk perjalanan mudik,” jelasnya.

Dalam kurun waktu satu pekan, yakni mulai 11 hingga 18 Maret 2026, total akumulasi penumpang yang naik dan turun di Stasiun Kediri tercatat mencapai 15.920 orang. Jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan yang cukup konsisten menjelang puncak arus mudik.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak KAI Daop 7 Madiun juga telah menyiapkan berbagai langkah, mulai dari penambahan petugas pelayanan hingga peningkatan fasilitas di stasiun.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penumpang Kereta Api Malioboro Ekspres, Indah Maharani, mengaku lebih memilih menggunakan kereta api sebagai moda transportasi saat mudik karena dinilai lebih aman dan nyaman.

“Menurut saya lebih aman naik kereta dibandingkan transportasi darat lainnya, apalagi saat musim mudik seperti sekarang. Saya berangkat dari Solo dan pulang ke Kediri. Biasanya memang sering menggunakan kereta api,” ungkapnya.


Red//investigasimerahputih