Kediri, mediainvestigasimerahputih.online – Suasana bulan suci Ramadhan yang seharusnya dipenuhi ketenangan dan ibadah dijaga dengan serius oleh aparat kepolisian. Polsek Gurah menunjukkan langkah sigap dan humanis dalam mencegah potensi bahaya petasan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.

Upaya mitigasi tersebut dilakukan pada Sabtu dini hari (7/3/2026) di Dusun Aru-Aru, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan ratusan selongsong petasan yang diduga akan digunakan sebagai bahan produksi petasan rakitan.

                                              

Kapolsek Gurah melalui Kanit Reskrim Aiptu Subur, SH menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tindakan preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan sekaligus menghindari risiko ledakan yang dapat membahayakan masyarakat.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk mitigasi agar pembuatan maupun peredaran petasan dapat dicegah sejak dini. Terlebih di bulan Ramadhan, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati seorang remaja berinisial PS (17), warga Dusun Aro Waru, Desa Wonojoyo, yang diduga memproduksi selongsong petasan secara mandiri dengan tujuan untuk diperjualbelikan.

                                               

Karena yang bersangkutan masih di bawah umur, proses pemeriksaan dilakukan secara humanis dan persuasif. Pendampingan dilakukan oleh orang tua serta Kepala Desa Wonojoyo sebagai bentuk perlindungan terhadap hak anak sekaligus pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa ratusan selongsong petasan dengan berbagai ukuran, yakni sekitar 200 buah selongsong berdiameter 10 cm ukuran kecil, 19 buah selongsong berdiameter 15 cm ukuran sedang, serta 3 buah selongsong berdiameter 20 cm ukuran besar.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, selongsong tersebut rencananya akan dijual dengan harga bervariasi, mulai dari sekitar Rp1.500 untuk ukuran kecil, Rp5.000 untuk ukuran sedang, hingga Rp10.000 untuk ukuran besar.

                                               

Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Gurah guna proses lebih lanjut.

Tidak hanya melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku maupun masyarakat sekitar terkait bahaya petasan dan bahan peledak yang dapat menimbulkan risiko serius, baik bagi pembuat maupun pengguna.

                                                

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya. Petasan bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga memiliki potensi bahaya yang bisa menyebabkan cedera bahkan korban jiwa,” tambah Aiptu Subur.

                                                

Dengan langkah cepat serta pendekatan pembinaan yang mengedepankan sisi kemanusiaan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Gurah hingga saat ini tetap terjaga aman dan kondusif.


Red//mediainvestigasimediamerahputih