KABUPATEN KEDIRI,mediainvestigasimerahputih.online – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet asal Kabupaten Kediri di tingkat nasional. Dwi Nur Halimah berhasil membawa pulang medali emas dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai yang berlangsung di GOR Bang Yan, Kota Bekasi, pada 4–9 Agustus 2026.

Capaian tersebut semakin istimewa karena Dwi menjadi satu-satunya atlet dari Kabupaten Kediri yang lolos seleksi untuk mewakili daerah dalam ajang nasional tersebut. Keberhasilannya menjadi salah satu gambaran bahwa pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Kediri mampu menghasilkan atlet yang dapat bersaing di level nasional.

Ketua KONI Kabupaten Kediri memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Dwi tidak terlepas dari proses panjang yang mencakup latihan disiplin, kerja keras atlet, peran pelatih, dukungan keluarga, serta pembinaan dari organisasi cabang olahraga.

KONI juga mengingatkan agar raihan emas tersebut tidak membuat sang atlet cepat berpuas diri. Prestasi di tingkat nasional diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, mental bertanding, dan kedisiplinan dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

Dwi juga diproyeksikan untuk memperkuat kontingen Muaythai Kabupaten Kediri pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Pengurus Muaythai Kabupaten Kediri berharap capaian di Kejurnas menjadi modal penting bagi Dwi untuk kembali menyumbangkan prestasi bagi daerah.

Pembinaan atlet Muaythai di Kabupaten Kediri pun terus diarahkan agar mampu mempertahankan capaian positif pada ajang olahraga tingkat provinsi. Pengurus menargetkan sedikitnya lima medali pada Porprov Jawa Timur 2027.

Raihan emas Dwi menjadi tambahan motivasi bagi pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Kediri. Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi atlet muda daerah untuk terus berkembang dan menembus kompetisi yang lebih tinggi.


Keterangan Redaksi:
Berita ini mengambil pokok informasi dari pemberitaan JatimNow, kemudian dikembangkan oleh Redaksi Media Investigasi Merah Putih (MIMP) dengan penyusunan kalimat, struktur, dan narasi jurnalistik yang berbeda.