KOTA KEDIRI, mediainvestigasimerahputih.online – Mandeknya proyek revitalisasi Alun-Alun Kota Kediri yang telah berlangsung hampir tiga tahun kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah mahasiswa mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri segera menuntaskan pembangunan sekaligus merealisasikan komitmen yang sebelumnya disampaikan kepada masyarakat terkait penyelesaian proyek tersebut.
Mahasiswa menilai alun-alun memiliki fungsi strategis sebagai ruang publik yang menjadi pusat aktivitas sosial, budaya, hingga penggerak roda perekonomian masyarakat. Terhambatnya penyelesaian proyek dinilai tidak hanya mengurangi akses masyarakat terhadap ruang terbuka, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha dan pedagang yang menggantungkan aktivitas ekonominya di kawasan tersebut.
Dalam penyampaian aspirasi, mahasiswa meminta Pemkot Kediri memberikan kepastian mengenai tahapan penyelesaian revitalisasi beserta target waktu yang jelas. Mereka berharap pemerintah menunjukkan komitmen nyata agar proyek yang telah berjalan bertahun-tahun tidak kembali mengalami penundaan.
Di sisi lain, pemerintah sebelumnya menjelaskan bahwa kelanjutan pembangunan masih berkaitan dengan proses administrasi dan penyelesaian aspek hukum, termasuk hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta pembahasan nilai pekerjaan dengan pihak kontraktor. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan revitalisasi belum dapat dilanjutkan sepenuhnya.
Berbagai kalangan berharap persoalan tersebut segera menemukan solusi agar Alun-Alun Kota Kediri dapat kembali difungsikan sebagai ruang publik yang representatif sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di pusat kota.

0 Komentar