KOTA KEDIRI, mediainvestigasimerahputih.online – Atlet panjat tebing dunia asal Kota Kediri, Putra Tri Ramadani, kembali ke kampung halamannya setelah menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Kepulangannya dimanfaatkan untuk bertemu dan berbagi pengalaman dengan atlet-atlet muda panjat tebing yang berlatih di GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Atlet yang akrab disapa Srondeng tersebut sebelumnya mencetak sejarah dengan meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026. Prestasi itu menjadikannya atlet Indonesia pertama yang berhasil meraih emas di nomor tersebut pada kejuaraan dunia panjat tebing.

Dalam kunjungannya ke lokasi latihan, Putra tidak hanya menyaksikan perkembangan atlet junior, tetapi juga memberikan motivasi, berbagi teknik, serta pengalaman bertanding di level internasional. Ia berharap kehadirannya dapat menambah semangat generasi muda Kota Kediri untuk terus berlatih dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.

Meski telah mencapai prestasi dunia, Putra mengaku belum ingin cepat berpuas diri. Atlet yang saat ini menjalani pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya tersebut tengah mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. Setelah pulang ke Kediri, ia dijadwalkan kembali mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sebagai bagian dari persiapan menuju ajang tersebut.

Selain berbagi pengalaman, Putra juga menyoroti kondisi fasilitas panjat tebing di Kota Kediri yang menurutnya masih memerlukan perhatian. Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk meningkatkan kualitas sarana latihan, terutama dari sisi keamanan dan keselamatan atlet. Dengan fasilitas yang lebih baik, ia optimistis akan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Kota Kediri.

Prestasi yang diraih Putra Tri Ramadani menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Kediri. Keberhasilannya membuktikan bahwa keterbatasan sarana tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi dunia apabila diimbangi dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang tinggi.